Kuntor adalah suatu ungkapan jika diterapkan pada kalimat terbuka dengan satu variabel dapat mengubahnya menjadi kalimat tertutup.
A. Kuantor Universal
Ungkapan “Untuk semua/setiap x” di depan kalimat, disebut kuantor universal, dan disimbolkan dengan "∀".
Perhatikan kalimat berikut ini :
“Semua gajah mempunyai belalai”
Maka jika predikat “mempunyai belalai” diganti dengan simbol B maka dapat ditulis :
G(x)
⇒ B(x), dapat dibaca “Jika x adalah gajah, maka x mempunyai belalai”.
Tetapi kalimat di atas belum berupa kalimat berkuantor karena kalimat
diatas belum memuat kata “semua”. Untuk itu perlu ditambahkan simbul
kuantor universal sehingga menjadi
(∀x)(G(x) ⇒ B(x)),
jadi sekarang dapat dibaca ” Untuk semua x, jika x adalah gajah, maka x mempunyai belalai”.
B. Kuantor Eksistensial
Ungkapan “Terdapat…..”, “Beberapa x bersifat…..”, “Ada……”, “Paling sedikit ada satu x………” disebut kuantor ekstensial, dan disimbolkan dengan ”∃”.
Perhatikan kalimat berikut ini :
” Ada pelajar yang memperoleh beasiswa berprestasi ”
Untuk melakukan pengkuantoran eksistensial pada pernyataan tersebut, dilakukan langkah-langkah sebagai berikut :
Carilah cakupan dari kuantor-kuantor eksistensialnya, yaitu:
“Ada x yang adalah pelajar, dan x memperoleh beasiswa berprestasi “.
Selanjutnya akan ditulis :
Pelajar(x) ∧ memperoleh beasiswa berprestasi (x)
Berilah kuantor eksisitensial di depannya.
(∃x) (Pelajar(x) ∧ memperoleh beasiswa berprestasi(x))
Ubahlah menjadi suatu fungsi.
(∃x)(P(x) ∧ B(x))
Sumber:
- Indriani, Gina.2007.Think Smart Matematika.Bandung: Grafindo Media Pratama.
- http://matematikaeducation-matematika.blogspot.com/2011/01/logika-matematika-kalimat-berkuantor.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar